Jogja Wisata Tour Management. Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Yogyakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Yogyakarta. Tampilkan semua postingan

Candi Ijo Yang Menawan

Kompleks Candi Ijo
Paket Wisata Jogja - Siang yang panas itu team Jogja Wisata mengunjungi lokasi candi-candi yang ada di wilayah Sleman, salah satu adalah Candi Ijo. Belum banyak yang mengekspos candi ini, karena akses menuju Candi Ijo yang menanjak. Sepanjang jalan menuju lokasi Candi Ijo, kita akan menemui beberapa titik pengerjaan batu alam. Oleh karena itu, jalanan menuju ke Candi Ijo akan banyak kita temui truk pengangkut bebatuan alam.

Melintasi lokasi yang menanjak, team Jogja Wisata terus menyusuri jalan menuju Candi Ijo. Terlihat dari bawah bangunan candi yang mulai terlihat di atas bukit. Kita akan disambut oleh beberapa anak tangga untuk mencapai candi. Ketika Kita sudah di atas bukit tepatnya di area Candi Ijo, Kita akan melihat pemandangan yang indah. Kota Jogja terlihat luas dari atas bukit ini. Bangunan Candi Ijo beradu dengan warna birunya langit, dan segarnya warna hijau rerumputan menjadi komposisi yang pas buat kita berfoto. Kita bebas berekspresi disini, mau berfoto dengan Candi Ijo atau berfoto dengan latar belakang Kota Jogja itu Woww sekali loh…

Lokasi dari Candi Ijo berada di Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Candi utama terletak di bagian paling atas dan menghadap ke arah barat. Di Depan candi  utama berjajar tiga candi yan ukurannya lebih kecil di duga sebagai tempat pemujaan Trimutri: Brahma, Wisnu, dan Siwa yang menghadap ke arah candi utama. 

Masuk ke area Candi itu tidak dipungut biaya alias gratis, hanya saja kita harus mengisi daftar tamu di pos penjagaan. Perjalanan menanjak yang  melelahkan terbayar lunas setelah Kita sampai di lokasi Candi Ijo yang menawan. Pengunjung yang datang masih relatif sedikit, sehingga kebersihan dan keindahan Candi Ijo masih terjaga dengan baik. 

Kamu yang suka berburu sunset indah atau penikmat fotografi landscape, Candi Ijo merupakan lokasi yang pas. Dengan warna-warna alami yang ada, dan letaknya di atas bukit membuat hasil jepretan foto kamu OK Gaesss… Buktikan, Salam Wisata !!!

Alun-Alun Kidul, Wisata Malam Favorit Di Jogja

Becak hias di Alun-alun Kidul Jogja (foto: mayangjuwita.blogspot.com)
Paket Wisata Jogja ~ Kamu yang sedang berwisata ke Jogjakarta kurang afdol jika belum menikmati wisata malam yang ada di Jogja. Salah satu wisata malam yang ada Jogja adalah Alun-alun Selatan atau biasa disebut Alun-alun Kidul (Alkid). Berbeda dengan Alun-alun Utara yang sering digunakan untuk parkir bus pariwisata, Alun-alun Kidul ketika malam menjadi sangat ramai dikunjungi para wisatawan atau warga Jogja sendiri. Paket Wisata Jogja

Salah satu daya tarik utama adalah adanya  pohon beringin kembar yang berada tepat di tengah alun-alun. Pohon beringin kembar ini jika dilihat dari depan Sasana Hinggil, akan terlihat berbeda ukuran maupun warnanya. Sebelah kanan terlihat daunnya lebih berwarna hijau muda, dan sebelah kiri daunnya lebih berwarna hijau tua. Paket Wisata Jogja

Mendengar kata pohon kembar di Jogja, kita akan langsung teringat mitos yang berkembang bahwa siapapun yang bisa berjalan dengan mata tertutup melewati diantara 2 pohon maka dipercayai orang tersebut memiliki hati yang bersih, dan dipercaya juga keinginannya bisa terwujud. Caranya, setiap orang yang akan melewati pohon beringin kembar tersebut harus di tutup matanya, dan berjalan ke depan. Memang terdengar mudah, namun banyak sekali yang gagal melewatinya. Ada yang awalnya berjalan lurus, tau-tau berbelok ke kanan atau ke kiri. Tapi juga tetap ada yang mampu melewati pohon kembar tersebut.

Daya tarik lainnya adalah adanya  becak hias atau odong-odong yang bisa disewa untuk mengelilingi Alun-alun kidul. Becak hias atau odong-odong ini akan menyala dengan berbagai bentuk yang indah jika malam tiba. Kapasitasnya bisa muat mulai dari 4  sampai 10 orang. Selain becak hias, ada juga sepeda tandem yang bisa dinaiki 2 sampai 4 orang. Semua itu dapat di sewa dari persewaan yang ada di sekeliling Alun-alun kidul

Selain itu kita juga terdapat aneka kuliner yang ada di sana. Pengunjung dapat menikmati sajian kuliner yang di sediakan di sekitar alun-alun seperti jagung bakar, ronde, tahu gejrot, siomay, dan lain-lain. Jadi, tunggu apalagi, langsung saja ke Alun-alun Kidul.

Pesona Dibalik Benteng Vredeburg

Paket Wisata Jogja ~ Museum Benteng Vredeburg
Paket Wisata Jogja - Museum Benteng Vredeburg merupakan salah satu cagar budaya yang ada di kota Yogyakarta. Museum ini menyimpan beberapa pesona yang membuat para pengunjungnya tertarik untuk datang kembali. Museum Benteng Vredeburg  terletak ditengah-tengah kota Yogyakarta, yaitu di selatan Malioboro dan Benteng Vredeburg ini dikelilingi oleh gedung-gedung yang merupakan cagar budaya peninggalan masa penjajahan. Contohnya seperti Gedung Agung, Gedung Kantor Pos Indonesia, Gedung Bank BNI, Gedung Bank Indonesia dan Keraton Yogyakarta.  Benteng Vredeburg ini memiliki halaman yang sangat luas dan dipojok selatan halaman depan terdapat Monumen Serangan Umum 1 Maret.  Pemandangan muka dari Benteng Vredeburg yaitu bangunan atau benteng dengan ketinggian 5 meter dengan arsitektur khas Belanda yang berbentuk segi empat dan disetiap sudut benteng terdapat parit didepannya.
Setelah masuk kedalam benteng, diantara bangunan ada halaman yang digunakan sebagai taman serta di depannya berdiri dengan gagahnya patung pahlawan Indonesia yaitu patung Jenderal Soedirman dan patung Jenderal Oerip Soemohardjo serta patung replika meriam. Tidak hanya itu saja, dalam benteng ini juga terdapat sebuah cafe dan resto yaitu “Indische Koffie”.

Sebelum masuk dan melihat lebih lanjut mengenai koleksi museum, kita dapat menikmati keindahan di setiap sudutnya terlebih dahulu. Di mulai dari bagian selatan yaitu terdapat gedung di bagian barat yaitu Indische Koffie yang dulunya digunakan sebagai pusat administrasi. Dan di bagian atas, akan terlihat halaman benteng dari dalam dan parit yang ada di depannya. Dari atas anda juga dapat melihat bangunan megah yang mengelilinginya. Beralih ke arah timur ada bangunan bertingkat yang zaman dahulu digunakan sebagai gedung hiburan para tentara. Dan di bagian selatan terdapat sebuah pintu rahasia yang menembus ke daerah selatan benteng. Di gedung tersebut, zaman dahulu difungsikan sebagai gudang senjata. Serta di bagian paling timur terdapat pintu tumur Benteng Vredeburg.

Setelah melihat betapa indahnya luar dari Benteng Vredeburg ini, mari kita masuk kedalam museumnya. Jika sudah masuk kedalam museum, kita akan menemui dan dapat menikmati diorama-diorama dalam Benteng Vredeburg ini. Diorama-diorama ini memberikan suatu gambaran agar pengunjungnya itu mengetahui tentang bagaimana perjuangan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia atau biasa disingkat dengan NKRI dan masa-masa dimana Kota Yogyakarta mempertahankan kemerdekaan NKRI ini.

Dalam Diorama 1 berisikan tentang peristiwa-peristiwa sebelum kemerdekaan NKRI yaitu periode awal mula perjuangan para pahlawan Indonesia melawan penjajah dari Belanda sampai masa penjajahan Jepang. Di diorama 2 berisi tentang peristiwa heroik dalam mempertahankan kemerdekaan NKRI. Dan di gedung diorama 3 menunjukan peristiwa pada periode perjanjian Renville sampai dengan kedaulatan Republik Indonesia Serikat atau RIS dan perundingan-perundingan yang dilakukan setelah Indonesia mengakhiri genjatan senjata dengan Belanda. Sedangkan di diorama  4 berisi tentang NKRI sampai masa Orde Baru di Indonesia, khususnya Kota Yogyakarta.

Alamat Museum Benteng Vredeburg
Jalan Margomulyo (dulu Jl. A. Yani) no. 6 Yogyakarta 
Telepon: (0274) 586934  
Fax: (0274)510996 
Email: vrede_burg@yahoo.co.id 
Web: www.bentengvredeburg.or.id 

Benteng ini buka 
Senin - Juma'at: 08.00 - 15.30 WIB 
Sabtu – Minggu: 08.00 - 16.00 WIB 
Harga tiket: anak-anak: Rp. 1000 dewasa: Rp. 2.000 dan mancanegara: RP. 10.000

Maka dari itu perlunya cagar budaya ini terus dilestarikan oleh masyarakat Indonesia, khususnya Kota Yogyakarta. Tidak hanya harga tiketnya saja yang bisa dijangkau oleh semua kalangan, tetapi museum Benteng Vredeburg ini juga memberikan beberapa fasilitas seperti perpustakaan, ruang pertunjukan, ruang pertemuan (seminar & pelatihan), free hotspot, pemandu wisata juga ruang audio visual.

Bakpia Enak di Jogja

Paket Wisata Jogja ~ Bakpia Jogja
Paket Wisata Jogja - Hampir semua orang yang pernah ke Jogja, pernah mencicipi yang namanya Bakpia. Yaaa..makanan khas dari Jogja ini memang menjadi ikon oleh-oleh Jogja, meski sebenarnya masih banyak jenis makanan khas Jogja yang lain. 
Bakpia dulunya hanya berisi kacang hijau, namun seiring dengan perkembangan zaman, rasanya pun dibuat bervariasi. Anda bisa memilih rasa kacang hijau, keju, coklat, kumbu hitam, dan beberapa varian rasa lainnya. Kira-kira bakpia rasa rasa apa kesukaanmu? 

Naaah...berbicara tentang bakpia, apakah kamu punya toko langganan untuk berbelanja oleh-oleh khas Jogja ini? Karena bagi setiap orang, selera dan cita rasa yang diinginkan pun berbeda. Berbekal dari cerita tamu-tamu yang sering berkunjung ke Jogja, kami pun menyimpulkan beberapa merk bakpia yang enak dan laris di Jogja.

Bakpia 25 
Lokasinya berada di Kampung Pathok, Jogja

Bakpia Djava
Lokasinya berada di Jalan Solo

Bakpia Merlino
Lokasinya berada di Wirobrajan

Bakpia Kurnia Sari
Lokasinya berada di Jalan Glagahsari 

Bakpia 75 
Lokasinya berada di Kampung Pathok, Jogja

Bakpia 145 (Bu Sri Astuti)
Lokasinya berada di Jalan Gambiran & Jalan Kusumanegara

Bakpia Mutiara
Lokasinya berada di Jalan Solo, dekat Bandara Adisucipto

Bakpia Kencana
Lokasinya berada di Jalan Wates km.6 Jogja

Itulah beberapa bakpia yang sering dikunjungi oleh wisatawan domestik. Kalau menurut kamu, apa bakpia terenak yang pernah kamu cobain di Jogja? 

7 Fakta Unik Yogyakarta

Tugu Pal Putih Jogja, Land Mark Kota Yogyakarta

Paket Wisata Jogja - Daerah Istimewa Yogyakarta adalah Daerah Istimewa setingkat Provinsi di Indonesia yang meliputi Kesultanan Yogyakarta dan Kadipaten Paku Alaman. Daerah Istimewa Yogyakarta yang terletak di bagian selatan Pulau Jawa bagian tengah dan berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah dan Samudera Hindia. Daerah Istimewa yang memiliki luas 3.185,80 km2 ini terdiri atas satu kota dan empat kabupaten, yang terbagi lagi menjadi 78 kecamatan dan 438 desa/kelurahan. Menurut sensus penduduk 2010 memiliki jumlah penduduk 3.452.390 jiwa dengan proporsi 1.705.404 laki-laki dan 1.746.986 perempuan, serta memiliki kepadatan penduduk sebesar 1.084 jiwa per km2. Yogyakarta merupakan sebuah daerah yang memiliki banyak keunikan. Keunikan-keunikan tersebut adalah


Pantai, Kraton, Tugu, dan Merapi Berada Dalam 1 Garis Lurus
Dilihat dari satelit ternyata Pantai Parang Kusumo, Kraton Yogyakarta, Tugu, dan Gunung Merapi berada dalam satu garis lurus. Filosofinya bahwa tugu merupakan simbol “Manunggaling Kawulo Gusti” yang berarti bersatunya antara rakyat dengan penguasa. Merapi dan pantai merupakan titik api dan air. Kraton yang dibangun ditengah merapi dan pantai merupakan titik keseimbangan antara keduanya. Kraton merupakan titik keseimbangan vertikal dan horizontal. Keseimbangan horizontal dilambangkan oleh laut selatan yang menggambarkan hubungan antara manusia dan manusia. Sedangkan keseimbangan vertikal dilambangkan oleh gunung merapi yang menggambarkan hubungan manusia dengan sang pencipta.

Jembatan Kulon Progo
Di Kulon Progo terdapat jembatan yang tidak mempunyai pilar ditengahnya. Jembatan model tersebut hanya terdapat 2 buah di dunia. Jembatan sepanjang 96 meter ini mulai beroperasi sejak tahun 1957 dan masih berdiri kokoh hingga saat ini.

Yogyakarta = Indonesia Kecil
Jogja merupakan kota pelajar dimana banyak pelajar yang berasal dari daerah lain di Indonesia. Hampir seluruh plat nomor kendaraan dari Sabang sampai Merauke ada di Jogja. Hal itu menandakan pluralisme di kota Jogja.

Provinsi yang masih menggunakan sistem kerajaan
Provinsi Yogyakarta merupakan satu-satunya provinsi yang menggunakan sistem kerajaan di Indonesia. Gubernur Yogyakarta tidak dipilih melalui pemilu oleh rakyat tetapi berdasarkan urutan silsilah keluarga dari kraton Yogyakarta.

Selokan Mataram
Selokan mataram adalah sebuah saluran air yang dibangun pada masa pendudukan Jepang. Saluran air ini menghubungkan antara Sungai Opak dengan Kali Progo. Menurut legenda, Sunan Kalijaga pernah berukata bahwa apabila Sungai Opak dan Kali Progo digabungkan maka rakyat Jogja akan makmur. Selokan mataram digunakan oleh rakyat Jogja untuk mengairi lahan pertanian di daerah Jogja sehingga saat musim kemarau rakyat Jogja masih bisa bercocok tanam.

Dagadu
Dagadu merupakan salah satu merk dagang yang terkenal di Jogja. Dibelakang kata Dagadu terdapat kata Djokdja yang digunakan agar merk tersebut khas dengan Jogja. Pemilihan ejaan lama Djokdja digunakan untuk menambahkan nilai historis Yogyakarta.

Pohon Nangka Anggur
Pohon nangka ini sekilas memiliki bentuk seperti pohon nangka pada umumnya. Namun, buah yang dihasilkan berbeda dengan nangka lainnya karena nangka dari pohon ini tidak memiliki kulit luar. Buah nangka tersebut tumbuh tanpa kulit luar sehingga daging buah nampak dari luar. Pohon ini terdapat di lingkungan kepatihan Yogyakarta.

Itulah 7 fakta unik tentang Jogja. Jadi banggalah menjadi bagian dari masyarakat Jogja karena Jogja tetaplah ISTIMEWA…….